Pages

Monday, 25 February 2013

LDR

Rasanya LDR

by bundapiaradaku


How? The feeling of LDR? Dulu gw pun tak pernah membayangkan bakalan menjalani hubungan jarak jauh dengan pasangan gw. Bahkan gw mengutuk perbuatan itu utk gw jalani, alhasil gw kemakan kutukan sendiri… T^T
Rasanya, jelas enggak enak! Itu yang paling terasa. Mau sayang-sayangan,suami jauh, mau manja-manjaan, suami jauhhh, mau minta jajan (Loh?=P) jauh banget, pengen minta dianter ke mana, jelas nggak bisa, ada masalah… bisa sih curhat di phone, tapi kayaknya kalo nggak senderan di bahunya yang bidang itu kok masih nggak tentrem hatinya. Wkkwkwkwk lebay sodarah-sodarah! =P
Sudah begitu, kalau liat pasangan lain lagi jalan di depan penglihatan kita tuh rasanya gondok bin keki, rasanya pengen nyusruk ke tengah-tengah mereka (Iri tanda tak mampu, qeqe…). Atau kalau kata anak jaman sekarang nih, galau, galau karena rindu yang tak sampai (Eh, sampai ding, tapi pake lama, kan nunggu cutiiii…).
Ya begitudong (biasanya pake -lah), tetapi pada akhirnya, semua hal yang kita jalanin dalam hidup ini pasti ada hikmahnya cyiiin…!!! Contohnya, kalau gw sama suami kalau ketemu jarang deh ngomongin hal-hal kecil (tapi penting), tapi karena di phone sering suka kehilangan topik pembicaraan, mendadak jadi ngobrolin hal-hal nggak penting binti nggak jelas, terus nanti pasti ujung-ujungnya jadi dipikirin serius, terus terwujudlah beberapa ide atau cita-cita kita berdua. Jadi banyak sharingnya gitu!!
Hal positif lainnya yang gw rasain adalah, kalau pas ketemu itu lo… rasa rindu yang dilampiaskan itu terasa menyenangkan bin melegakan, Ya iya, kan udah halal, so nggak aneh kalo di bandara peluk-pelukan and cipika cipiki, terserah, mau banting-bantingan juga nggak ada yang salah. Heuheueheu… :-D
Oke, demikian kisah derita pelaku LDR, semoga turut menyedot simpati pembaca, jangan malah terhibur ya! Itu namanya lo bahagia di atas penderitaan orang lain. Hehehe =D

1 comment: